SEMARANG, suaindonesia.com -Ajang pemilihan Duta Bahasa Jawa Tengah 2026 kembali digelar dengan meriah dan diikuti oleh generasi muda terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan mencetak pelopor dalam pelestarian dan pengembangan bahasa Indonesia, bahasa daerah, serta penguasaan bahasa asing di era global.
Salah satu peserta yang berhasil mencuri perhatian adalah Dea Sholihatun Ni’mah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muria Kudus. Dea berhasil lolos ke tahap semifinal yang dilaksanakan di Balai Bahasa Jawa Tengah, Semarang pada Sabtu (18/4/2026).
Selain aktif sebagai mahasiswa, Dea juga dikenal sebagai penulis dengan empat buku yang telah diterbitkan. Prestasi ini menjadi salah satu faktor pendukung dalam perjalanannya hingga menembus babak semifinal.
Dea mengaku bersyukur dan tidak menyangka dapat melaju sejauh ini. Ia menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan selama beberapa minggu, meliputi pendalaman materi, latihan public speaking, serta pemahaman program kebahasaan sebagai bekal menghadapi tahap selanjutnya.
Dalam proses seleksi, Dea juga memperoleh berbagai pengetahuan baru, mulai dari pemahaman mengenai krida dan program kerja Duta Bahasa, hingga penguatan wawasan terkait bahasa, budaya, dan bahasa Inggris.
Ke depan, Dea berharap dapat melaju hingga babak final dan meminta dukungan dari berbagai pihak untuk langkah berikutnya dalam ajang Duta Bahasa Jawa Tengah 2026. (Ananda Aulia Putri)












