EDUTALK BEM FKIP UMK Soroti Problematika Kurikulum Pendidikan di Indonesia

Ivickaica Fasticka
BEM FKIP UMK mengadakan EDUTALK pada tanggal 04 mei 2026 dengan tema "problematika kurikulum di indonesia: ketimpangan, dan tantangan implementasi

KUDUS, suaindonesia.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar Education Talk (EDUTALK) dengan mengangkat tema “Problematika Kurikulum di Indonesia: Ketimpangan dan Tantangan Implementasi”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Masjid Darul Ilmi Universitas Muria Kudus pada Senin (4/5/2026).

Acara ini dihadiri delegasi dari berbagai program studi di FKIP serta menghadirkan pemateri Nur Hadi. EDUTALK digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2026, dengan tujuan menjadi ruang diskusi kritis terkait isu-isu pendidikan terkini.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB hingga selesai ini menyasar mahasiswa FKIP dan mahasiswa umum sebagai peserta, dengan harapan dapat memperluas wawasan mengenai dinamika dunia pendidikan di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, salah satu isu utama yang dibahas adalah perubahan kurikulum yang kerap terjadi seiring pergantian kebijakan pemerintah. Kondisi ini dinilai menuntut guru dan sekolah untuk terus beradaptasi dalam waktu singkat, sehingga proses pembelajaran sering kali belum berjalan optimal karena fokus masih terbagi pada penyesuaian kebijakan.

Narasumber menjelaskan bahwa dari berbagai kurikulum yang pernah diterapkan, Kurikulum Merdeka dinilai lebih relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini karena memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran serta menyesuaikan dengan kondisi peserta didik.

Diskusi berlangsung interaktif dan berjalan lancar, dengan banyak pertanyaan dari mahasiswa yang dijawab langsung oleh pemateri.

Ketua panitia EDUTALK, Lely Nur Hidayah, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya sangat senang dengan adanya EDUTALK ini karena kita bisa membahas berbagai permasalahan di dunia pendidikan. Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata kepedulian kita terhadap pendidikan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, BEM FKIP UMK berharap EDUTALK dapat menjadi ruang intelektual bagi mahasiswa untuk lebih kritis dan peduli terhadap perkembangan sistem pendidikan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *