KUDUS, suaindonesia.com– Sebanyak 354 jamaah haji Kloter 43 asal Kabupaten Kudus mengalami perubahan jadwal keberangkatan menuju Asrama Haji Embarkasi Solo, Selasa (5/5/2026). Perubahan dilakukan akibat penyesuaian jadwal penerbangan.
Semula, para jamaah dijadwalkan masuk Pendapa Kabupaten Kudus pada pukul 00.15 WIB. Namun, jadwal tersebut berubah menjadi pukul 03.00 WIB sehingga proses pemberangkatan dilakukan setelah salat subuh berjamaah.
Pelepasan jamaah haji berlangsung khidmat di Pendapa Kabupaten Kudus dan dipimpin langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus.
Prosesi pelepasan dimulai sekitar pukul 03.30 WIB hingga menjelang salat subuh. Setelah melaksanakan salat subuh berjamaah, para jamaah diarahkan menuju bus masing-masing oleh panitia dengan iringan lantunan talbiyah sebelum diberangkatkan ke Asrama Haji Solo.
Salah satu jamaah mengaku terkejut dengan perubahan jadwal yang terjadi secara mendadak. Menurutnya, selisih waktu keberangkatan yang cukup jauh membuat jamaah harus kembali menyesuaikan waktu istirahat dan persiapan perjalanan.
“Perubahan jadwal penerbangan menjadi penyebab mundurnya keberangkatan Kloter 43. Awalnya dijadwalkan masuk pendapa pukul 00.15 WIB, tetapi berubah menjadi pukul 03.00 WIB,” ujarnya.
Meski demikian, suasana haru dan bahagia tetap menyelimuti para jamaah. Salah seorang jamaah mengaku bersyukur akhirnya dapat menunaikan ibadah haji tahun ini, meski harus meninggalkan keluarga di rumah.
“Saya senang sekali bisa berangkat tahun ini, tetapi sedih juga harus meninggalkan tiga anak di rumah,” katanya.
Suasana emosional tampak saat para jamaah berpamitan dengan keluarga, saudara, dan tetangga sebelum keberangkatan. Tangis haru pecah di sejumlah sudut pendapa ketika para jamaah saling bersalaman dan meminta doa restu untuk menjalankan ibadah haji dengan lancar.








