31 Mahasiswa PBSI UMK Terjun ke Sekolah, Asah Kompetensi Mengajar Lewat Program PLP

Tia Amanda Silfiana
Dosen PBSI FKIP UMK, Mohammad Kanzunnudin Menerjunkan mahasiswa praktik PLP di SMP N 1 Kudus, Selasa (14/4/2026) pagi.

KUDUS-Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK), menerjunkan sebanyak 31 mahasiswa ke lima sekolah mitra dalam rangka mengikuti Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), Selasa (14/4/2026).

Lima sekolah yang menjadi lokasi praktik tersebut meliputi SMAN 1 Gebog, SMPN 1 Kudus, MA NU Al Ma’ruf, MA NU Banat, dan MA NU Miftahul Falah.

Ketua Program Studi PBSI UMK, Dr. Muhammad Noor Ahsin, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan PLP bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam dunia pendidikan, khususnya dalam praktik mengajar di sekolah.

“Melalui PLP, mahasiswa tidak hanya mempraktikkan teori yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar menyusun perangkat pembelajaran, memahami karakteristik siswa, serta terlibat langsung dalam proses pembelajaran di kelas,” ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di SMPN 1 Kudus, Dr. Drs. Mohammad Kanzunnudin, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah menerima dan menyambut mahasiswa PBSI UMK dengan baik.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan mengajar sekaligus menambah pengalaman di lingkungan sekolah.

“Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu yang telah dipelajari secara langsung. Selain itu, mereka juga dapat berkontribusi dalam kegiatan ekstrakurikuler. Semoga PLP ini menjadi bekal berharga untuk mencetak calon guru yang profesional,” tuturnya.

Kepala SMPN 1 Kudus, Abdul Rochim, S.Pd., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Pihak sekolah membuka ruang kerja sama dan siap mendukung kegiatan mahasiswa selama praktik berlangsung.

“Selain praktik mengajar, mahasiswa juga dapat belajar memahami administrasi sekolah serta terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk ekstrakurikuler,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *