KUDUS, suaindonesia.com- Kawasan Religi Makam Sunan Kudus menunjukkan pemandangan yang tidak biasa pada kamis (7/5/2026). Jika biasanya malam jumat ramai peziarah sehingga peningkatan jumlah pengunjung dari berbagai wilayah membuat pihak kepolisian dan dinas perhubungan setempat menerapkan sistem pembukaan dan penutupan akses jalan kendaraan ke area Menara.
Pantauan di lokasi sejak sore, menunjukkan arus lalu lintas di sepanjang jalan sunan kudus hingga perempatan Menara berjalan sangat lancar. Tidak ada penumpukkan kendaraan sehingga petugas tidak memberlakukan penutupan jalan seperti pekan-pekan sebelumnya. Beberapa tempat parkir masih menyisakkan banyak ruang kosong.
“Malam ini terhitung sepi mbak, biasanya kalau malam jumat begini kendaraan sudah antre sampai tumpah-tumpah, ini saja di dalam masih banyak yang kosong.” Ujar Sunarto salah seorang tukang parkir, Kamis (7/5/2026).
Kondisi yang cenderung sepi ini ternyata disikapi dengan datar oleh para pedagang di sekitar Kawasan tersebut. Meski jumlah pengunjung tidak sebanyak biasanya, para pedagang oleh-oleh mengaku tidak merasakan perbedaan terhadap pendapatan mereka.
“ Ramai atau sepi pengunjung bagi saya rasanya sama aja mbak, yang banyak terjual di sini ada jenang memang tidak banyak orang mampir kesini, toh disini juga banyak pedagang yang lain.” Ujar rahmi salah seorang pedagang, Kamis (7/5/2026).
Fenomena lengangnya kawasan ini dianggap sebagai siklus kunjungan biasa, di mana keramaian peziarah di Menara Kudus memang seringkali mengalami perubahan tergantung pada momentum hari besar atau jadwal rombongan wisata religi dari luar daerah.
Meski demikian, situasi yang lenggang ini justru dimanfaatkan oleh Sebagian peziarah untuk beribadah dengan khusyuk tanpa desak-desakan, para pengunjung dapat lebih leluasa menikmati suasana syahdu di Kawasan tersebut.












