KUDUS, SuaIndonesia.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar pelatihan penulisan biografi tokoh ulama lokal Kudus bagi siswa SMK NU Al Hidayah Kudus, Senin (17/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Komputer SMK NU Al Hidayah tersebut diikuti oleh siswa SMK NU Al Hidayah Kudus.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan kompetensi literasi siswa, khususnya dalam penulisan biografi tokoh lokal. Tim PKM UMK terdiri atas Dr. Muhammad Noor Ahsin, M.Pd. dan Dr. Nur Mahardhika, M.Pd.
Ketua tim PKM, Dr. Muhammad Noor Ahsin, M.Pd., mengatakan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan literasi siswa sekaligus menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan keberanian melakukan riset sosial berbasis kearifan lokal.
“Pelatihan penulisan biografi tokoh ulama lokal Kudus bertujuan meningkatkan kompetensi literasi, khususnya dalam penulisan biografi, keterampilan berpikir kritis, serta keberanian dalam melakukan riset sosial berbasis kearifan lokal,” ujarnya.
Selain meningkatkan kemampuan menulis, kegiatan ini juga bertujuan melestarikan kisah dan keteladanan para ulama lokal Kudus agar dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan masyarakat luas.
Ahsin menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi siswa dalam menyusun biografi tokoh ulama lokal adalah minimnya pemahaman mengenai struktur penulisan biografi, teknik wawancara, serta metode pengumpulan dan verifikasi data.
Menurutnya, siswa juga kerap menghadapi hambatan psikologis saat melakukan observasi lapangan maupun wawancara langsung dengan tokoh masyarakat yang memiliki kedudukan sosial dan keagamaan tinggi, seperti kiai dan ulama setempat.
Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis menulis biografi, tetapi juga didorong untuk lebih percaya diri dalam melakukan penelitian lapangan.
“Dalam pelatihan ini, selain dibekali keterampilan menulis biografi, siswa juga dilatih agar memiliki keberanian untuk mencoba hal-hal baru, termasuk saat mencari dan mengumpulkan data di lapangan,” kata Ahsin.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme dari para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga selesai.












