KUDUS, suaindonesia.com – Ribuan pelari memadati Alun-Alun Kudus pada Minggu pagi (3/5/2026) dalam gelaran “Muria Fun Run Kudus” edisi kedua. Mengusung tema “Fun Run: Bangun Sehat, Bahagia, dan Bebas Stres,” acara ini sukses menghadirkan semangat olahraga sekaligus hiburan bagi masyarakat.
Kegiatan dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan titik start dan finish di kawasan Alun-Alun Kudus. Sebanyak 2.700 peserta turut ambil bagian, dengan sekitar 35 persen di antaranya berasal dari luar Kabupaten Kudus. Tingginya partisipasi pelari luar daerah menunjukkan bahwa event ini semakin dikenal luas dan memiliki daya tarik besar di kalangan komunitas lari.
Ketua Penyelenggara, Muhammad Antono, mengatakan persiapan acara dilakukan secara intensif selama dua bulan, termasuk proses penjualan tiket dan koordinasi teknis di lapangan.
“Kami menyediakan dua kategori lari jarak 5 kilometer, yaitu kategori pelajar dan umum,” jelas Antono.
Setiap peserta mendapatkan race pack berisi jersey eksklusif, totebag, produk sponsor, serta medali finisher yang menjadi incaran para pelari setelah menyentuh garis akhir. Beragam hadiah dan doorprize turut menambah semarak acara, sehingga Muria Fun Run tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga pesta kebugaran dan kebersamaan.
Acara ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kudus bersama 17 sponsor resmi, di antaranya Hydrococo, PLN, dan Bank Jateng. Rute lari dibuat melingkar dari Alun-Alun Kudus menuju Perempatan Pegadaian, melewati kawasan Proliman hingga Menara Kudus, lalu kembali ke titik awal.
Menurut Antono, pemilihan rute tersebut bertujuan memperkenalkan ikon budaya Kudus sekaligus mendukung perputaran ekonomi UMKM di sekitar alun-alun.
“Tujuan utama Muria Fun Run Kudus adalah membangun masyarakat sehat melalui kegiatan yang menyenangkan. Kami ingin menanamkan semangat hidup bahagia agar masyarakat lebih sehat dan bebas stres,” tegasnya.
Antusiasme peserta juga terlihat dari tingginya minat pendaftaran. Tiket early bird seharga Rp150 ribu bahkan habis dalam waktu 30 menit sejak dibuka pada 23 Maret 2026. Selain itu, panitia juga menyediakan tiket presale Rp175 ribu dan Rp200 ribu untuk umum, sementara pelajar mendapat harga khusus yang lebih terjangkau.
Salah satu peserta kategori umum 5 kilometer, Lili (24), mengaku menikmati suasana meriah sepanjang acara.
“Yang paling berkesan saat mencapai garis finish karena semua peserta saling menyemangati. Rasanya seperti kemenangan bersama,” ujarnya.
Lili mengaku memilih Muria Fun Run karena rutenya unik dan memberikan pengalaman berlari sambil menikmati suasana budaya Kota Kudus, terutama saat melintasi kawasan Menara Kudus.
“Event ini lebih seru, ramah komunitas, dan tiketnya terjangkau dibanding beberapa event di kota besar,” tambahnya.
Ia juga membagikan tips bagi pemula yang ingin mengikuti fun run, yakni rutin jogging ringan 4–6 minggu sebelum lomba, menggunakan sepatu yang nyaman, menjaga kondisi tubuh, dan menikmati pengalaman berlari tanpa terlalu fokus pada kompetisi.
Selain mempromosikan gaya hidup sehat, Muria Fun Run Kudus juga dinilai mampu memperkenalkan wisata budaya daerah, menggerakkan ekonomi lokal, serta mempererat komunitas pelari. Panitia pun berencana menghadirkan event yang lebih besar pada edisi berikutnya dengan melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai daerah.




